Rabu, 27 Januari 2016

Mencatat Firman Tuhan



Mencatat Firman Tuhan

Kuangkat lembaran-lemabran yang telah kering dari goresan tinta
Kukumpulkan sajak-sajak firman Nya dari lembaran mushaf
Kurangkum dan kusimpan dalam memori yang tak pernah penuh
Dan kulantunkan firman Nya melalui nada-nada tilawah

Sendu pilu yang kerap menerpa hati yang kosong
Redup tatapan mata yang kian hari kian menggejala
Namun sesuatu yang indah dapat kuraih
Dengan melantunkan firman Tuhan sang pelipur lara

Tangan ini enggan berhenti menggoreskan tinta
Firman tuhan masih terlalu banyak untuk kucatat
Andai lautan itu adalah tinta dan seluruh kayu dibumi dijadikan kertas
Inginku catat semua firman tuhan denganya
Cukupkah?????

Indah nian kubayangkan wajah masa depan
Menanti dengan penuh harap tanpa jenuh
Ingin segera diri ini menghadap tuhan yang mempunyai firman
Dan kucatat semua firman  dari Nya

“Kidung Lamunan”



“Kidung Lamunan”
                                                                 
gemuruh rasa bersalah menerpa hati yang gelisah
keras pakat menerpa kerasnya bebatuan
senandung lamun mengisi sebagian hati yang kosong
basah kuyup hati dilanda rasa cinta

kerap kupandang langit yang kosong
kerap kutatap laut yang mengeruh
dan kerap kurasa seakan tinta penaku membeku
tubuh tiada luka namun terasa sakit di sekujurnya

oh diriku...
kuisi hari-hari ini dengan lamuanan yang tiada mutu
kulupakan kejadian yang menyesakkan dada
dan bayangan semu yang kurasa indah yang ku bayangkan

tengelam daku dalam fantasi
terguncang diri ini dalam keindahan khayal
lupa, lalai dan mabuk diri ini dalam mimpi
terkadang lamuanan ini akan membuatmu
serasa menjadi manusia yang sesungguhnya

fb : مصلح الدین الطایب
Cp : 085789774702

“Waktu yang terbuang”



“Waktu yang terbuang”

tersimpuh kaki yang lumpuh
menopang jiwa yang rapuh
menggigil tubuh yang hendak dipanggil
dengan penuh harap nyawa yang tak rangkap

menggugat diri yang khianat
memeras pikir yang kerap kikir
kusapa hari yang semakin mengurangi umurku
dan hanya bisa kuambil pelajaran dari kegaduhan masalalu

oh hari....
kian waktu diri kian sunyi
menapaki jejak leluhur yang terbujur
senyap rasa jiwa yang terlelap
menjadikan diri bagai pelipur sepi

ingin ku kembalikan waktu
namun apakah mungkin?
Apa Yang bisa kulakukan ?
 berharap agar masa hadapan akan lebih baik

fb : مصلح الدین الطایب
Cp : 085789774702