puisi-puisi
Rabu, 24 Februari 2016
Doa Cemburu
Doa Cemburu
Mata merasa begitu pudar
Hambar rasa hati ini melihat dikau disana
Memanja diri pada kasih yang lain
Kenapa hari-hari kian lamban
Meyeruak pilu pada kenangan masalalu
Ingin rasa kukembali pada waktu itu
Ingin kurasa bahwa aku tak pernah memendam rasa padamu
Hanya dalam batin ku ungkap perasaan ini
Aku takut kala aku ucapkan lisanku terbisu
Kebahagiaanku kala menatapmu kini mulai memudar
Seiring waktu yang kian yang mebuat rasa ini luntur
Mungkin ini memang salahku yang tak mau mengungkapkan
Namun tak terasakah setiap perhatian yang kuberi
Tak tersinpankah setiap kata hati yang kulantunkan dalam
do’aku
Dan tak terbacakah sikapku padamu
Pernah aku beranikan diri untuk mengungkapkan rasa ini
Namun engkau katakan bahwa engkau masih belum siap
Kunanti engaku sampai engakau siap
Namun ternya engkau berpaling
Wahai tuhan jagalah hati ini untuk selalu bersamamu
Jagalah jiwa ini agar tak lalai darimu
Dirku ini hanya hambamu yang bisa berserah padamu
Jagalah aku, dia dam kami dari apa yang membuat Mu murka
مصلح الدین الطایب........
Rabu, 27 Januari 2016
Mencatat Firman Tuhan
Kuangkat
lembaran-lemabran yang telah kering dari goresan tinta
Kukumpulkan sajak-sajak
firman Nya dari lembaran mushaf
Kurangkum dan kusimpan
dalam memori yang tak pernah penuh
Dan kulantunkan
firman Nya melalui nada-nada tilawah
Sendu pilu yang kerap
menerpa hati yang kosong
Redup tatapan mata
yang kian hari kian menggejala
Namun sesuatu yang
indah dapat kuraih
Dengan melantunkan
firman Tuhan sang pelipur lara
Tangan ini enggan
berhenti menggoreskan tinta
Firman tuhan masih
terlalu banyak untuk kucatat
Andai lautan itu
adalah tinta dan seluruh kayu dibumi dijadikan kertas
Inginku catat semua
firman tuhan denganya
Cukupkah?????
Indah nian
kubayangkan wajah masa depan
Menanti dengan penuh
harap tanpa jenuh
Ingin segera diri ini
menghadap tuhan yang mempunyai firman
Dan kucatat semua
firman dari Nya
Langganan:
Postingan (Atom)


